You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
 Inspektorat DKI Adakan Bimtek Pendidikan Antikorupsi di Jaksel
photo Tiyo Surya Sakti - Beritajakarta.id

Pejabat Eselon III di Jaksel Ikuti Bimtek Antikorupsi

Inspektorat DKI Jakarta menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Implementasi Pendidikan Antikorupsi bagi 50 pejabat administrasi Eselon III di Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan di Kantor Wali Kota setempat.

Mengajarkan nilai-nilai budaya antikorupsi 

Bimtek ini turut menghadirkan Dosen Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Gandjar Laksamana Bonaprapta sebagai narasumber.

Sekretaris Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho mengatakan, Bimtek Implementasi Pendidikan antikorupsi ini bukan sekadar tentang pelatihan. Tetapi, merupakan komitmen yang kuat dari untuk mewujudkan lingkungan kerja yang bersih, transparan dan akuntabel. 

Inspektorat DKI Gelar Bimtek Implementasi Pendidikan Antikorupsi di Jaktim

"Korupsi adalah tantangan besar yang tidak hanya merugikan secara finansial, tapi juga merusak kepercayaan dan keadilan masyarakat," ujarnya, Kamis (30/5). 

Ali menjelaskan, diperlukan upaya yang terus menerus dan berkelanjutan terutama pendidikan antikorupsi untuk memerangi korupsi di berbagai sektor. Kemudian, pejabat administrator juga harus memahami strategi pencegahan dan penanganan korupsi di lingkungan kerja masing-masing. 

"Peserta Bimtek ini harus dapat mengajarkan nilai-nilai budaya antikorupsi ke satuan pendidikan melalui Gerakan Pejabat Mengajar sekaligus menjadi agen perubahan dan role model budaya antikorupsi di lingkungan kerja mereka," ungkapnya.

Sementara itu, Inspektur Pembantu Bidang Investigasi Inspektorat Provinsi DKI Jakarta, Supendi menuturkan, penyelenggaraan pendidikan antikorupsi di satuan pendidikan dan Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan perjalanan menuju era Indonesia Emas 2045.

Ia menambahkan, dunia pendidikan mempunyai peran strategis dalam menciptakan pribadi unggul berkarakter dan berintegritas, sehingga budaya antikorupsi dapat ditanamkan sejak dini. 

"Kita sudah komitmen menyelenggarakan pendidikan antikorupsi pada satuan pendidikan melalui kegiatan pembiasaan menyampaikan materi dan mata pelajaran. Kemudian, pemberian contoh-contoh yang baik keterkaitan dengan antikorupsi kepada peserta didik SD, SMP, dan SMA sederajat," bebernya.

Ia berharap, dari penyelenggaraan Bimtek ini setiap pejabat ASN, khususnya Eselon III dapat menyiapkan atau menyampaikan program ini saat turun mengajar nantinya ke sekolah-sekolah sesuai jadwal  dan materi yang sudah ditentukan. 

"Pencegahan korupsi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan peran seluruh pihak," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

    access_time26-10-2026 remove_red_eye4915 personNurito
  2. Personel Gabungan Kembalikan Fungsi Trotoar dan Saluran di Jalan Sungai Bambu

    access_time21-10-2026 remove_red_eye2986 personAnita Karyati
  3. Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

    access_time24-10-2026 remove_red_eye1786 personBudhi Firmansyah Surapati
  4. Antisipasi Cuaca Panas, Pemprov DKI Siapkan OMC Jelang JRF dan Konser Kanye West

    access_time21-10-2026 remove_red_eye1775 personDessy Suciati
  5. Lahan Tidur di Cijantung Jadi Taman Interaktif Diapresiasi Warga

    access_time23-10-2026 remove_red_eye1741 personNurito